22 January 2013

Postcard Sanatorium Bandar Baroe (1907)




Sumber : Akpool.co.uk



Sumber : Royal Tropical Institute

05 January 2013

Menari di Pernantin (1909)


Trance Dance atau The Journey to the World of the Death :

 




  • Tabloid Sora Sirulo (Komen untuk gambar 41-red.) Ini belum memasuki trans. Ini gerakan awal ketika si baso melangkah ke tekang tengah rumah [adat]. Dia jamah tekang tengah (balok paling besar yang menghubungkan puncak beberapa tiang rumah (binangun) di tengah (Tiang atap tengah/ tunjuk langit berdiri di atas tekang tengah ini). Setelah itu, dia berjalan bolak balik sepanjang labah/ anak lau/ dalen lau (gulley) dari pintu jahe ke pintu julu dan balik ke pintu jahe serta ulangi lagi seperti semula hingga 11 kali (sepulu sada). Ini adalah a journey from the world of the living to the world of the death. Tiba di the world of the death, si baso duduk di salah satu jabu tengah dan kemudian secara bergantian the ancestors memasuki tubuhnya. Semua gerakan adalah membawa seluruh anggota rumah ikut di dalam journey (secara imaginatif) dari the world of the living to the world of the death. Sekarang, meski tempat duduk para audiens tetap sama, mereka sudah berada di the world of the death.
    13 hours ago · Unlike · 1

Catatan Perjalanan Peneliti Jerman ke Karo (1909)


Sumatera Utara: Laporan atas nama Yayasan Humboldt dari Royal Prussian Academy of Sciences di Berlin, dieksekusi pada tahun 1904-1906 ekspedisi, Nomor 1, 1 Januari 1909-111 Bab Karoland.

Nord-Sumatra : Bericht über eine im Auftrage der Humboldt-Stiftung der königlich preussischen Akademie der Wissenschaften zu Berlin in den Jahren 1904-1906 ausgeführte Forschungsreise, Number 1, 1 January 1909 — 111. Kapitel Durchs westliche Karoland.

Dalam bentuk teks bisa dibaca di link berikut ini : Durchs westliche Karoland.



Tukang cukur Batak mencukur rambut di kepala
Batak-Barbier beim Rasieren des Kopfes.
Peta  Danau Lau Kawar

Persili. Sekiat Kuta Buluh

Kampung Serpang, Karo
Das Karo-Dorf Sërpang.
Air terjun di Lau Biang

04 January 2013

Perkebunan Tembakau Padang Boelan

Gambar dari : Deli-Batavia maatschappij, 1875-1925, 1925 — STATISTIEK VAN DE OOGSTEN DER DELI-BATAVIA MAATSCHAPPIJ.

 
Rumah Sakit Pusat Padang Boelan. tampak dua ambulan

Rumah Administrator di Padang Boelan

Rumah untuk 2 Asistan di Emplasmen Padang Boelan
 
Bagian dari jalan menuju kawasan perumahan perkebunan di Padang Boelan
 
Lokasi penyemaian bibit di Padang Boelan. Setelah 25 hari  akan ada penjarangan atau pemindahan bibit.
 

03 January 2013

Lagu : Silengguri, Lebuh-lebuh, Io-io Beru Kertah, Limbe dan Gendang Tongkat (Doulu, 1971)



(Bahagian Ketiga)

Judul lagu : 
No.11. Silengguri ; 
No.12. Lebuh-lebuh ;
No.13. Io-io Beru Kertah ;
No.14. Limbe ;
No.15. Gendang Tongkat ;

Direkam di Kampung Doulu di penghujung tahun (31 Desember 1971)
(lanjutan dari rekaman tanggal 30 Des. 1971 di Berastagi)
Direkam oleh : Margaret J. Kartomi (Monash University)

Performer note:

No. 11-12 : Perangin-angin ; Tjaja Tarigan ; Pengulu Adji Nembah ; Sehat Sinulingga ; Jusup Perangin-angin ; Tungkum ; Tukang Ginting, leader, from Kutambelin, kulcapi and serdam ; Balai Surbakti, keteng-keteng ; Djaga Dipari

No. 13 : Tukang Ginting

No.14, 15 : Perangin-angin ; Tjaja Tarigan ; Pengulu Adji Nembah ; Sehat Sinulingga ; Jusup Perangin-angin ; Tungkum ; Tukang Ginting, leader, from Kutambelin, baluat 





Lagu : Mari-mari, Odak-odak, Kabang Kiung (Doulu 1971)


(Bahagian kedua)

Judul lagu-lagu : 

No.6. Mari-mari ; Odak-odak ; 
No.7. Lebuh-lebuh ; 
No.8. Mari-mari ; 
No.9. Odak-odak ; 
No.10. Kabang Kiung ; 

Direkam di Kampung Doulu di penghujung tahun (31 Desember 1971)
(lanjutan dari rekaman tanggal 30 Des. 1971 di Berastagi)
Direkam oleh : Margaret J. Kartomi (Monash University)


Performer note: 

Perangin-angin ; Tjaja Tarigan ; Pengulu Adji Nembah ; Sehat Sinulingga ; Jusup Perangin-ang ; Tungkum ; Tukang Ginting, leader, from Kutambelin, kulcapi and serdam ; Balai Surbakti, keteng-keteng ; Djaga Dipari 

Title : Sumatra. 14, Berastagi and Kampung Doulu, Kabanjahe, North Sumatra
Creator : Margaret J. Kartomi

Contributor : Monash University. Faculty of Arts. School of Music-Conservatorium
Date : 1971.


02 January 2013

Tentang Karo dari Sibajak dari Sungai Sipoet (Bekala) 1898


 Catatan pendahuluan :
  • Tabloid Sora Sirulo Sibajak Sipoet yang dimaksud di tulisan itu adalah Sibayak Lau Cih (Sungai Siput) yang berkedudukan di Lau Cih. Lau Cih berada sekitar 12 Km dari pusat Kota Medan (Kantor Pos) ke arah Berastagi. Belum sampai Pancurbatu. Di masa kolonial, banyak rumah adat Karo di Lau Cih yang dibakar oleh laskar pada masa Agresi Militer Belanda II (1949). Di tahun 1980an, saya masih menemukan sebuah giriten dari kayu dan ijuk di sini. Saya sampaikan hal ini untuk lebih meyakinkan kita bahwa Medan itu memang wilayah ulayat Karo (bukan sekedar fanatis-fanatisan).

Risalah rapat umum / Dewan Perhimpunan Seni dan Ilmu Pengetahuan Batavia, Edisi 36, 1 Januari 1898 -

Lampiran IV
URAIAN
DARI BEBERAPA OBJEK DI KARAUW (KARO)
OLEH DATOEQ SERI INDRA LELA SETIJA RADJA. Wazir SAPOELOEH Doewa Kotta (Hadji Mohammad Nur DARI Hamparan Perak).

Informasi yang disediakan oleh Sibajak dari Sungei Sipoet (Bekalla) dan Semaloen Semina dari Taboeran.

(Lihat Berita Acara II Juli '98)


Notulen van de algemeene en bestuurs-vergaderingen / Bataviaasch genootschap van kunsten en wetenschappen, Aflevering 36, 1 Januari 1898 —

Bijlage IV
BESCHRIJVING
VAN EENIGE
KARAUW-BATAKSCHE VOORWERPEN,
TEN GESCHENKE A.ANGEBODEN DOOR
DEN DATOEQ SERI INDRA LELA SETIJA RADJA.  WAZIR SAPOELOEH DOEWA KOTTA (HADJI MOHAMMAD NOER VAN HAMPARAN PERAK).

Inlichtingen verstrekt  door den Sibajak van Soengei Sipoet (Bekalla) en door Semaloen Semina van Taboeran.

(Zie Notulen Juli '98 II)


Teksnya dapat ditemukan dengan meng-klik berikut ini : klik.

 

Laporan dari Kaban Djahe tahun 1916


Delische kunstkring, 1916 - Inzending van het Landschapsmuseum te Raja (nabij Kaban Djahe)





Kain Karo (1916)

Kain Karo dari Catatan 1916 :
Delische kunstkring, 1916 — C. WEEFSELS



Perhiasan Karo (1948)

Perhiasan Karo dari tulisan : Indonesia Art, 1948




No. 582