Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Panorama Karo

Leonardus Joseph Eland Melukis Bandar Baru

"Weg bij Bandar Baroe, Sumatra" Jalan di Bandar Baru, Sumatra Utara Leonardus Joseph Eland atau dikenal dengan nama Leo Eland lahir di Salatiga pada tanggal 18 Agustus 1884 dan meninggal di Den Haag (Belanda) pada tanggal 20 Maret 1952. Dia tinggal dan bekerja di Hindia Belanda, Amerika, Maroko, Amsterdam sampai tahun 1936, lalu di Den Haag. Dia adalah pelukis lanskap Hindia Belanda yang terkenal

Leonardus Joseph Eland Melukis Karo

Leonardus Joseph Eland atau dikenal dengan nama Leo Eland lahir di Salatiga pada tanggal 18 Agustus 1884 dan meninggal di Den Haag (Belanda) pada tanggal 20 Maret 1952. Dia tinggal dan bekerja di Hindia Belanda, Amerika, Maroko, Amsterdam sampai tahun 1936, lalu di Den Haag. Dia adalah pelukis lanskap Hindia Belanda yang terkenal

Berastagi Tahun 1957

Di tahun 1957, Anton Rekké dan keluarga mengunjungi Medan dan Berastagi. Pada potongan gambar berikut terlihat suasana Berastagi, Gundaling di tahun itu. Mereka juga menyempatkan mendaki gunung Sibayak.         Gambar selengkapnya dapat disaksikan pada Videonya di link berikut ini  : ONS LEVEN OP SUMATRA 2 1956/1957

Moh. Yamin Memilih ke Berastagi

Koran Het nieuwsblad voor Sumatra pada tanggal 27 Febuari dan 28 Febuari 1951 menuliskan tentang perginya Moh. Yamin dan keluarga ke Berastagi. Yamin ingin menenangkan pikirannya dan berusaha memikirkan beberapa persoalan negeri ini sambil beristirahat. Pilihannya adalah kota Berastagi yang dingin dan jauh dari hiruk pikuk dinamika politik di Jakarta. Berikut tulisannnya :    Moh.Yamin Mengambil Cuti Istirahat di Berastagi  Anggota Parlemen non partai Mr. Moh. Yamin beserta istri dan anak-anaknya pergi ke Berastag i untuk beberapa waktu mengasingkan diri. Saat diwawancarai di Bandara Padang , ia mengatakan ingin mempelajari beberapa masalah yang sulit dalam suasana damai. Ia mencontohkan antara lain: catatan miliar   (de milliardennota), masalah tanah di Sumatera Timur, isu-isu yang relevan dengan Belanda-Indonesia Union (sehubungan dengan kemungkinan revisi), penyelesaian bahan untuk sidang   parlemen mendatang, penyelesaian bebera...

3.000 Orang Eropah Hadir Saat Peresmian Bandara Berastagi.

 Brastagi. Eropa di daerah tropis.! Dengan latar belakang Sibajak. Bandara Berastagi diresmikan pada hari Minggu tanggal 16 September 1934. Pada   artikel sebelumnya telah digambarkan bagaimana kemeriahannya. Ada 20 pesawat terbang yang ikut serta dalam pembukaan bandara ini. Dan ada 3.000 orang Eropah hadir saat itu. Dan ikut pula hadir masyarakat Karo dan masyarakat Sumatera Pantai Timur lainnya. Koran De Sumatra Post pada tanggal 17-09-1934 menuliskan :  Bandara Brastagi.   2400 Tiket Terjual Kita   menemukan informasi total 2.400 tiket masuk dijual untuk pembukaan bandara di Berastagi, sehingga total sekitar 3.000 orang Eropa telah hadir di pembukaan. Dan Hotel Frisia (Berastagi)   ikut juga berpartisipasi pada acara ini.   Dua prasmanan tersedia di Bandara Berastagi   bagi pengunjung   yang haus dan lapar sambil menyaksikan pertunjukan udara. Tidak diragukan lagi banyak   pengunjung yang m...

Lukisan Perkampungan Karo Tahun 1930

Karo   dorp Oleh : Prof. Ernst Vollbehr Tahun   : 1930 Sumber : Collectiontrade.nl

Lukisan Kehidupan di Karo Tahun 1935

 Title : Daily life in Karo Village oleh MIDDERIGH J. J  Tahun 1935 Sumber : Collectiontrade.nl