05 January 2013

Menari di Pernantin (1909)


Trance Dance atau The Journey to the World of the Death :

 




  • Tabloid Sora Sirulo (Komen untuk gambar 41-red.) Ini belum memasuki trans. Ini gerakan awal ketika si baso melangkah ke tekang tengah rumah [adat]. Dia jamah tekang tengah (balok paling besar yang menghubungkan puncak beberapa tiang rumah (binangun) di tengah (Tiang atap tengah/ tunjuk langit berdiri di atas tekang tengah ini). Setelah itu, dia berjalan bolak balik sepanjang labah/ anak lau/ dalen lau (gulley) dari pintu jahe ke pintu julu dan balik ke pintu jahe serta ulangi lagi seperti semula hingga 11 kali (sepulu sada). Ini adalah a journey from the world of the living to the world of the death. Tiba di the world of the death, si baso duduk di salah satu jabu tengah dan kemudian secara bergantian the ancestors memasuki tubuhnya. Semua gerakan adalah membawa seluruh anggota rumah ikut di dalam journey (secara imaginatif) dari the world of the living to the world of the death. Sekarang, meski tempat duduk para audiens tetap sama, mereka sudah berada di the world of the death.
    13 hours ago · Unlike · 1


Sumber diskusi dari Group FB : Jamburta Merga Silima

Dari catatan perjalanan peneliti Jerman ke Karo (1909) :

Sumatera Utara: Laporan atas nama Yayasan Humboldt dari Royal Prussian Academy of Sciences di Berlin, dieksekusi pada tahun 1904-1906 ekspedisi, Nomor 1, 1 Januari 1909-111 Bab Karoland.

Nord-Sumatra : Bericht über eine im Auftrage der Humboldt-Stiftung der königlich preussischen Akademie der Wissenschaften zu Berlin in den Jahren 1904-1906 ausgeführte Forschungsreise, Number 1, 1 January 1909 — 111. Kapitel Durchs westliche Karoland.


No comments:

Post a Comment