Skip to main content

Posts

Showing posts matching the search for Narsar

Si Narsar Karokaro, Raja Catur

Kisah tentang pecatur dunia yang berasal dari Karo memang sangat mengagumkan. Dalam beberapa majalah di jaman kolonial Belanda banyak menuliskan tentang permainan hebatnya. Di waktu yang lalu sempat dibahasa tentang Narsar, dapat dibaca di tulisan sebelumnya yaitu :  ~ Si Narsar Karokaro, Master Catur Dunia Jaman Hindia Belanda (bagian 1) ~ Si Narsar Karokaro, Master Catur Dunia Jaman Hindia Belanda (bagian 2) ~ Si Narsar Melawan Saffier, 1917 Pada tulisan kali ini akan ditampilkan beberapa pemberitaan lainnya di tulisan tahun 1914. Mohon maaf bila penterjemahannya belum sempurna. S i Narsar Karo-karo, raja catur Tulisan ini berasal dari mingguan untuk Indie (Hindia Belanda), Volume 10, Issue 41, 25 Januari 1914 - Si Narsar, sang raja catur Untuk beberapa waktu, perhatian pemain catur Hindia Belanda ditarik oleh munculnya sebuah bintang di  jagat percatur-an. Si Narsar , pribumi yang pintar di lapangan catur, sudah banyak tampil  di pertandin...

Si Narsar Karokaro, Master Catur Dunia Jaman Hindia Belanda

Kostic Melawan Pemain Catur Karo, Medan 1925 ( Tulisan ini bersumber dari tulisan  Olimpiu G. Urcan berjudul :  "An Unusual Clash. Kostić vs. Bataks, Medan 1925" yang dimuat di  ChessCafe.com. ) Sudah lama beredar kabar tentang pemain catur Karo yang mampu menarik perhatian dunia, para master catur terkemuka. Dan awal Oktober 1925 terdapat 3 permainan yang tak terlupakan. Akhir abad ke sembilan belas dan awal kedua puluh, di Hindia Belanda, diberitakan sebuah pulau bernama Sumatera begitu mengagumkan, memiliki karunia luar biasa yang melahirkan pemain catur. Di masa itu, dalam versi regional catur mendominasi Asia Tenggara, dan akhirnya beberapa orang Karo terbukti sama-sama mahir di versi Eropa. Segera setelah klub catur didirikan Belanda di beberapa kota besar di Sumatera dan Jawa pada 1800-an, orang Karo menantang pemain terkuat Belanda dan sering melahirkan skor menakjubkan. Pada awal 1900-an, berbagai jurnal catur Eropa mulai melaporkan pemain catur pr...

Si Narsar Karokaro, Master Catur Dunia Jaman Hindia Belanda (bagian 2)

Menurut profil surat kabar (yang memuat foto dirinya terlihat masih muda) pada 31 Januari 1914 edisi “Berita Hari Ini Untuk Hindia Belanda,” Si Narsar dikatakan berusia sekitar tiga puluh tahun, memiliki tiga istri, dan tinggal di Berastagi, sebuah daerah pegunungan di barat laut Danau Toba. Saat itu, ketika Perang Dunia I pecah di Eropa, Si Narsar melakukan pameran di Sumatera dan pertandingan melawan pemain top Belanda atas wilayah tersebut, kegiatan ini ia lanjutkan hingga dua tahun ke depan. Tapi mengingat konflik di seluruh dunia, harapan penggemar Belanda agar Si Narsar dapat tur ke Eropa semakin tak terwujud. sebelumnya : bagian 1 Setelah pasca perang Dunia I, berita tentang Si Narsar meredup. Pada awal tahun 1923, Meyer menemui Si Narsar di Berastagi. Ia melaporkan Si Narsar jarang sekali bertanding catur selama beberapa tahun. Disebabkan beras semakin mahal dan tidak ada waktu untuk bermain catur. Tenaganya dihabiskan untuk bekerja mendapatkan kebutuhan rumah tangga. ...

Si Narsar Melawan Saffier, 1917

Si Narsar adalah pecatur terkenal Si Narsar was een bekende schaker.. Portret van de Karo Batak schaker Si Narsar Date : 1914-1919 Source : Tropenmuseum Author : T. (Tassilo) Adam (Fotograaf/photographer) Pada Januari 1917,  Juara Catur dari Karo bernama Si Narsar Karokaro  mengalahkan pemain Belanda bernama Saffier. Inilah partai terkuno yang pernah dimainkan dan tercatat notasinya. Saffier - Narsar Jakarta, Januari 1917 Pembelaan Perancis Varian Winawer [C15] 1.e4 e6 2.d4 d5 3.Nc3 Bb4 4.exd5 Bxc3+ 5.bxc3 exd5 6.Nf3 Ne7 7.Bd3 Bf5 8.0–0 0–0 9.Rb1 b6 10.Re1 Bxd3 11.Qxd3 Ng6 12.Ba3 Re8 13.Rxe8+ Qxe8 14.Re1 Qd7 15.Qf5 c5 16.Qh5 Na6 17.Bc1 Nc7 18.Ng5 h6 19.Nf3 Re8 20.Rxe8+ Qxe8 21.h3 Qe4 22.Be3 Ne6 23.dxc5 bxc5 24.g3 d4 25.cxd4 cxd4 26.Bd2 Qxc2 27.Qd5 Qa4 28.Kg2 a6 29.Qb7 Qb5 30.Qa8+ Kh7 31.h4 Qa4 32.Qe4 Qb5 33.a4 Qh5 34.Qa8 Qf5 35.Qxa6 Qe4 0–1 Sumber : Komputercatur.com klik

Sudut Pandang dari Sebuah Kenyataan

Tahun 1966, Dewan Gereja Indonesia (DGI) melakukan kampanye besar-besaran di Kabanjahe untuk memanggil orang-orang Karo berlindung di bawah gereja untuk terhindar dari tuduhan  atheist/ komunis . Tahun 1967, berdiri  Balai Pustaka Adat Merga Si Lima  yang menyerukan bahwa (aliran kepercayaan) Pemena bukan atheist/ komunis dan bahkan setara dengan agama-agama dunia lainnya. Saat itu Dr. Euwe (Belanda) baru saja memenangkan kejuaraan catur dunia, mengingatkan orang-orang Karo akan pertandingan antara Dr. Euwe dengan Narsar (Pa Kantur) Purba yang berlangsung alot dan remis di Amsterdam beberapa tahun sebelumnya.  Narsar Purb a adalah tokoh spiritual gerakan Perodak-odak dengan  Pa Raja Bale Ginting (Murba)  sebagai pemimpinnya. Secara berame-rame orang-orang Karo meninggalkan gereja dan kembali ke Pemena. Pada sinode 1969, Anggapen Ginting Suka terpilih menjadi ketua moderamen Gereja batak Karo Indoensia (GBKP). Dia mengilhami strategi baru; dari anti t...

Batak Chess Players

The Straits Times, 6 November 1933, Page 13 Batak Chess Players Article also available on microfilm reel  NL1481  [Lee Kong Chian Reference Library - On shelf] Batak Chess Players (From Our Own Correspondent). Medan, Nov. 1. The Deli Courant states that the Batak chess players, SI Toemboek, Si Ngoekoem and Si Narsar, intend to make a trip to Singapore and Java. Natives in the Batak territories (the districts near Brastagi and Prapat) are strong chess players, the custom being for the men to Play chess, while the women d j the hard work. On a former occasion, Si Toembroek and Si Ngoekoem met the famous Dr. Enwe and proved their skill. source : National Library Singapore