07 August 2015

Max Fleischer Melukis Taneh Karo (1913)




Sebuah desa di Karo (1913)
Nama lengkapnya adalah Richard Paul Max Fleischer (4 Juli 1861 - 3 April 1930). Max Fleischer adalah seorang pelukis Jerman dan juga seorang ahli botani. Sebagai ahli botani ia dikenang karena penelitiannya dengan tumbuhan lumut di Jawa.

Max Fleischer mengambil kelas seni di Breslau, kualifikasi sebagai guru seni pada tahun 1881. Lalu dia melanjutkan studi di Munich dan Paris, di mana minatnya pada ilmu alam tumbuh, kemudian pindah ke Zurich pada tahun 1892 untuk mempelajari geologi. Sejak tahun 1890-an, ia diundang oleh ahli botani Melchior Treub ke Jawa sebagai ilustrator. Ia mengumpulkan spesimen botani dan melakukan penyelidikan tumbuhan lumut. Selama waktunya dihabiskan di Hindia Belanda, ia belajar teknik menciptakan cetakan batik dari pewarna nabati

Setelah beberapa tahun di Jawa, ia melakukan perjalanan ke New Guinea, Kepulauan Bismarck, Australia, Selandia Baru dan Amerika Selatan, sebelum kembali ke Jerman pada tahun 1903. Dari tahun 1908-1913 ia kembali mengunjungi Asia Tenggara, di mana sebagian besar waktunya mengumpulkan lumut, jamur dan anggrek di pulau Jawa.

Pada tahun 1914 ia mulai bekerja di museum botani di Berlin dan tiga tahun kemudian, ia menjadi guru besar botani di Universitas Berlin. Pada 1925 ia melakukan perjalanan ke Kepulauan Canary untuk melukis dan mempelajari tumbuhan lumut. Tahun berikutnya, ia pindah ke Den Haag, dan pada tahun 1927 ia kembali ke Canaries dengan istrinya. Ia meninggal pada tahun 1930.

Selain lukisan di atas, Max Fleischer juga menghasilkan lukisan lainnya, antara lain :

Alun-Alun dengan pohon beringin di Yogyakarta
(1912)
Tiga orang di sebuah kolam
(1899)
Botanical Garden di Bogor
(1900)
Empat candi di Dieng Plateau
(1912)

No comments:

Post a Comment