09 August 2016

Kekaguman Pelukis J. Gabriëlse Pada Perempuan Karo (1924)



Orang Karo pemain catur

Pelukis J. Gabriëlse pernah singgah ke Pantai Timur Sumatera. Ia mendapat dukungan oleh sebuah penerbitan terkenal di Belanda untuk perjalanannya kali ini. Ia mengelilingi Deli, Toba dan hingga ke dataran Tinggi Karo.

Dia  kagum pada kemurahan hati orang-orang pribumi yang membantunya. Termasuk juga sambutan dari administrator Senembah, sebuah perusahaan tembakau. Salah satu gudang tembakaunya diserahkan sebagai studio di mana ada langit-langit yang indah. Ia bekerja  di panasnya alam tropis.


Suatu hari, ia kedatangan seorang Karo bersenjatakan tongkat dan pisau . Ia adalah adalah pematung.  Ia menunjukkan kemampuannya. Dan Gabriëlse melukisnya.

Gabriëlse juga melukis pekerja Cina  yang datang ke Pantai Timur Sumatera. Ia juga melukis pemusik orang Keling. Hasil lukisannya sempurna, kadang yang melihatnya terkejut dan mengucap, “Apa! Tuan telah mengambil sesuatu dari jiwanya, bisa menjadi begitu hidup! Ini bukan hal yang mati, itu adalah sesuatu yang hidup! "
 

Orang Karo pemahat kayu
Suatu ketika ia mendapat kesempatan menuju dataran tinggi Karo. Ia mengagumi keindahannya. Ia juga merasa para wanita dataran tinggi Karo luar biasa. Menurutnya  sangat independen dan sadar diri. Mereka cenderung menjadi demikian karena mereka adalah elemen kerja. Mereka mengolah perladangan dan melakukan pekerjaan terberat sementara pria merokok pipa, atau memainkan catur, permainan favoritnya. Mungkin pembagian kerja muncul di saat orang itu pergi berburu saja. Sekarang, wanita dihormati sebagai "pekerja" untuk keluarga. 

Tinggal di Pantai Timur Sumatera berlangsung dari Mei  hingga Desember. Kemudian ia melanjutkan perjalanannnya ke Jawa.

Sumber  :  majalah  Op de hoogte jrg 21, 1924

Penerbit  : Portielje
Tahun publikasi     : 1924
Tanggal publikasi   : 01 Juli 1924 (perkiraan)
Jumlah halaman      : 26 halaman

No comments:

Post a Comment