31 March 2011

Wanita Karo dan Wine?

lukisan wanita Karo dalam pameran seni rupa "10 Perupa Perempuan" di Salihara

Dalam memperingati Hari Perempuan Sedunia (Women's International Day) yang jatuh pada 8 Maret 2009, Komunitas Salihara mengadakan rangkaian pertunjukan dan pameran bertema Enam Pekan Perempuan dan ini juga dilaksanakan untuk memperingati Hari Kartini 21 April 2009.

Acara pertama pada April adalah pameran seni rupa “10 Perupa Perempuan” yang menampilkan lukisan, patung, obyek, dan instalasi, karya-karya sepuluh perupa perempuan. Yaitu Ay Tjoe Christine, Ayu Arista Murti, Arahmaiani, Astari, Dolorosa Sinaga, Yani Mariani, Mella Jaarsma, Tere, Wara Anindyah dan Titarubi. Mereka adalah para seniman perempuan yang ini karya-karyanya banyak diperbincangkan dalam kurun waktu satu dekade belakangan ini. Pameran ini berlangsung dari tanggal 3 hingga 17 April 2009 di Galeri Salihara.

Salah satunya adalah lukisan wanita Karo lengkap dengan pakaian adat dan perhiasannya. Tapi entah mengapa di atas tudung ada sebuah tas kecil bertuliskan "Lisoi" dan di dalam tasnya terlihat sebotol wine (anggur). Bahasa karo tak memakai kata "lisoi" dan kira-kira apa makna lukisan ini?




sumber foto : komunitas salihara

No comments:

Post a Comment